4 Bahan Ramah Lingkungan yang Mampu Gantikan Plastik
Plastik dapat memunculkan permasalahan buat satu lingkungan sebab dibutuhkan waktu yang benar-benar lama berkaitan waktu penguraiannya. Bahkan, satu botol plastik perlu waktu penguraian kira-kira semasa 450 tahun.

4 Bahan Ramah Lingkungan yang Mampu Gantikan Plastik

Posted on

Plastik dapat memunculkan permasalahan buat satu lingkungan sebab dibutuhkan waktu yang benar-benar lama berkaitan waktu penguraiannya. Bahkan, satu botol plastik perlu waktu penguraian kira-kira semasa 450 tahun.

Karena itu, beberapa faksi berubah untuk cari pilihan untuk alternatif plastik. Beberapa bahan alternatif plastik itu yang dipandang ramah lingkungan, sebab datang dari hewan atau tanaman.

Diambil dari beberapa sumber, di bawah ini terbagi dalam beberapa bahan pilihan yang ramah lingkungan untuk gantikan plastik.

Pati Kentang

Pati kentang juga bisa digunakan untuk bikin kantong berbelanja bio-plastik. Proses pemrosesannya masih membutuhkan satu zat kimia yang diberi nama polyurethane. Bahan ini adalah fundamen bahan kunci pengerjaan plastik.

Namun, polyurethane yang digunakan untuk pemrosesan itu beritanya semakin sedikit. Karena mempunyai muatan zat kimia semakin sedikit. Karena itu bahan ini dapat meminimalkan dampak toksin, percepat penguraian dengan alamiah serta ramah lingkungan.

Pati Singkong

Seorang pengusaha asal Bali, Kevin Kumala meningkatkan kantong berbelanja dengan bahan pati singkong. Kantong plastik yang dibuatnya dipandang untuk bahan yang ramah lingkungan.

Beberapa video yang diupload memperlihatkan Kevin Kumala membakar kantong berbelanja ciptaannya serta meminum. Ini untuk menunjukkan jika produk itu aman.

Dengan manfaatkan bahan alami ini, diinginkan pemakaian plastik yang susah terurai bisa dikurangi.

Jamur

Jamur dapat digunakan untuk bahan untuk satu paket produk. Paket ini seperti styrofoam. Dengan begitu, dia dapat dibuat sesuai bentuk produk spesifik.

Beritanya, jamur yang digunakan ditumbuhkan dengan media yang datang dari sampah pertanian. Produk ini tidak mempunyai penambahan senyawa kimia.

Paket yang dibuat cukup tebal hingga aman untuk membungkus satu produk.

Rumput Laut

Seorang pria alumnus Imperial College London, Inggris mendapatkan langkah untuk nikmati air minum tanpa ada menggunakan botol plastik. Namanya Rodrigo Garcia Gonzales, dia meningkatkan Ooho Water Bomb.

Ooho Water Bomb adalah wadah air minum dengan bentuk bola kecil. Ooho dibuat berbahan organik, yaitu sari rumput laut.

Muatan karbondioksida pada Ooho beritanya 5 kali semakin sedikit dibanding botol plastik. Disamping itu, bahan baku Ooho tambah murah dibanding dengan botol plastik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *